Manchester City Optimis Bisa Mengatasi Festive Periode, Dalam Tim Bagus

 

Pemain tengah Manchester City, Bernardo Silva mengaku dengan optimis akan datangnya Festive Periode di Premier League. Silva dengan percaya diri bahwa timnya bagus bisa mengatasi periode kesibukan tersebut.

Dalam permainan sepak bola inggris ini memang dikenal memiliki tradisi yang cukup unik. Pada saat liga-liga top Eropa lainnya yang mengadakan jeda untuk liburan Natal dan Tahun Baru, akan tetapi di Inggris mala sebaliknya memiliki jadwal yang lebih padat dari biasanya.

 

 

 

 

Hasil Festive Periode inilah yang bisa menghadirkan perbedaan yang signifikan pada perebutan mengelar juara ini. Akan tetapi saking cenderungnya setiap tim terpeleset cukup besar dikarenakan saking padatnya jadwal yang harus mereka jalankan.

Silva mempunyai jiwa yang optimis bahwa Manchester City bisa melewati Festive Periode musim ini dengan baik. “Liga Inggris berbeda dengan liga-liga yang pernah saya mainkan sebelumnya, contohnya seperti Portugal dan Prancis di mana kami memiliki waktu libur Natal, “berkatalah Silva sepeti yang dikutip Goal international.

 

Menurut pemain satu ini yang mengaku bahwa Festive Periode pada periode ini merupakan yang sulit bagi setiap tim kontentas EPL. Akan tetapi Silva menilainya ini tidak selamanya Festive Periode yang berdampak buruk.

Pada saat di Inggris, kami tidak memiliki jadwal untuk liburan saat Natal, hingga situasinya mejadi rumit. Namun bagi saya itu cukup bagus ketika anda bermain setiap tiga hari sekali.”

“ Banyak yang complain mengenai hal tersebut namun itu bagus karena kami semua menyukai Liga ini dan kami sangat suka bermain sepakbola. Dan ini merupakan tradisi di inggris jadi kami harus mengahormatinya”.

Kebanggaan Silva pada timnya yang akan bisa melalui Festive Periode ini, dikarenakan timnya memiliki kedalaman tim yang sangat baik.

 

 

Dalam kutipannya “ Kami memiliki tim yang sangat kuat dan itu sangat penting bagi kami bisa melewati Bulan Desember dan Januari. Dalam dua bulan ini adalah bulan yang terberat karena ada banyak pertandingan yang harus kami mainkan, dan juga akan banyak pertandingan yang sulit yang harus kami hadapai kedepannya”.

“Jadi saya merasa bisa melakukan rotasi pemain pada jadwal jadwal yang padat ini yang sangat penting. Kami senang dan dengan sekuat tenaga kami yang kami miliki saat ini “.

Trio London Dan Real Madrid Bersaing Dapatkan Isco

 

Tujuan masa depan Isco bersama dengan anggota Real Madrid yang menemui jalan sejak Santiago Solari yang ditunjuk sebagai pelatih dalam anggota tersebut. Hal ini rupanya sudah menjadi perhatian bagi tim tiga klub asal London yang ingin memilikinya atau pun membelinya.

Tiga klub asal London ini sudah tidak asing lagi bagi kita yang pencinta dunia bola, tidak lain adalah Chelsea, Arsenal dan Tottenham Hotspur.

 

Dimana Isco yang menjadi pemain bola utama bagi Real Madrid pada masa perlatihan Julen Lopetegui. Akan tetapi sejak Lopetegui dipecat, yang kemudian di ganti dengan Santiago Solari, Isco yang didalam tim tersebut sebelumnya menjadi pemain utama jadi berkurang, dan Isco tidak menjadi pemain utama lagi.

 

 

 

 

 

Sejak Solari yang memimpin Real Madrid pada Oktober 2018, Isco belum pernah menjadi pemain inti didalam timnya. Dikabarkan hubungan antara Solari dan Isco pun tidak begitu harmonis dan kabarkan sang pemain kini membuka peluang baginya untuk meninggalkan Real Madrid.

The Mirror mengutip, bahwa Isco pernah menuntut agar mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak dari yang kini dia dapatkan. Apabila tidak, pemain muda ini yang berusia 26 tahun tersebut mempunyai peluang untuk berpisah dengan Sergio Ramos dan Kolega.

 

Isco juga saat ini menjadi incaran banyak klub di dunia bola papan atas dari Premier League. Dalam tiga grup ini sudah di nyatakan berminat untuk membelinya. Arsenal bahkan menjadikan Isco sebagai incaran utamanya.

Sedangkan , Chelsea siap membayar mahal ke Isco untuk mengantisipasi kepindahan Cesc Fabregas pada musim depan. Dan dikabarkan kontrak anatara Fabregas dengan Chelsea akan berakhir pada tahun 2018/9, akan tetapi pada saat ini belum ada kabar kesepakatan kontrak baru.

 

Lantas, Tottenham bisa membuat kejutan pada pemain Isco, dikarenakan, Mauricio Pochenttino di ketahui sudah mengincar jasa Isco sejak musim 2017/18 yang lalu.

Saat ini Arsenal bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Isco. Sebab, pemain muda yang satu ini yang berumur 26 tahun bisa menjadi pilihan utama di bawah asuhan pelatih Inai Emery. Sang pelatih sudah paham betul kemampuan Isco karena pernah mempunyai semangat yang tinggi di Spanyol bersama Servilla.

 

Pelatih yang bernama Emery akan mendatangkan Isco jika memang Mesut Ozil jadi pindah pada januari 2019. Dikabarkan bahwa Ozil disebut sudah tidak lagi betah bermain di Arsenal karena mulai ditepikan oleh Emery. Dimana Ozil dikaitkan dengan Inter Milian dalam beberapa pekan akhir ini.

Resmi Cesar Azpilicueta Perpanjang Kontrak di Chelsea

Kabar yang gembira bagi Chelsea. Bek andalan mereka, Cesar Azpilicueta saat ini resmi menambah kontraknya di Stamford Bridge.
Dimana pemuda yang baru berusia 29 tahun ini sudah merupakan salah satu pemain senior di Chelsea. Dia sudah membela raksasa EPL tersebut didalam 6 tahun terakhir semenjak di datangkan dari Marseille pada tahun 2012 yang lalu.

 

Walaupun sudah berusia tidak muda lagi di Azpilicueta, tapi masih mempunyai jiwa yang semangat dan bermain dengan baik di lini pertahanan Chelsea. Ia juga menjadi salah satu pemain andalan Maurizo Sarri di tim utama Chelsea musim ini.

 

 

Karena merasa puas akan kerja keras sang bek, pihak Chelsea resmi memperpanjang kontrak sang bek. “Selamat pagi Blues, kami punya sebuah kabar untuk kalian. Cesar Azpi telah memperpanjang kontraknya di Chelsea hingga pada tahun 2022.” Demikian pernyataan resmi Chelsea di akun twitter mereka di waktu baru-baru ini.

Azpi sendiri juga mengaku bahwa dia sangat senang bisa bertahan di Chelsea yang lebih lama lagi. Ia berkata bahwa ia sangat menikmati bermain untuk The Blues dan ia siap memberikan yang terbaik untuk tim asal London barat tersebut .

 

“Saya benar-benar bahagia bisa memperpanjang kontrak saya di Chelsea,“ perkataan Azpi pada halaman resmi Chelsea. Sejak saya satang, saya merasa bahagia dan terhormat bisa bermain untuk klub ini, dan untuk para fans.”

“Setiap saat saya berjalan diatas lapangan saya selalu mencoba memberikan yang terbaik. Semoga saja akan ada banyak kesuksesan yang menanti di masa depan dan kita semua bisa menjaga Chelsea di tempat yang semestinya.”

 

Pada saat dan kesempatan yang sama, Direktur Chelsea Marina Granovskaia mengaku senang bisa mengamankan tanda tangan Azpilicueta. Ia menilai sang pemain sudah menjadi pemain yang bagus untuk Chelsea dan mereka berharap Azpi bisa terus konsisten di masa depan.

“Cesar merupakan salah satu pemain yang paling lama membela kami saat ini dan ia menunjukkan bukti bahwa dia adalah pembelian yang fantastis dalam enam tahun terakhir ini “

 

Ia pemain profesionalitas dan mempunyai rasa konsisten yang tidak ada duanya dan ia juga berkembang menjadi salah satu pemain paling penting di Chelsea. Kontrak yang baru ini membuat Cesar akan berada di klub ini dalam waktu 10 tahun dan kami harap dalam empat tahun ke depan ia akan menjadi bagian keluarga dan kesuksesan kami .” Tandasnya.

Apa Ronaldo Dan Griezmann Akan Absen Di Malam Penganugerahan Ballon d’Or 2018 ?

Di Malam penganugerahan di Ballon d’Or 2018 yang akan di selenggarakan dalam waktu singkat ini. Namun dikabarkan ada dua pemain yang masuk dalam nominasi 30 besar ini, yaitu Antoine Grezman dan Christiano Ronaldo, diyakini tidak akan hadir pada acara tersebut.

Acara penganugerahan gelar bergengsi yang bertingkat individual akan diselenggarakan pada hari Selasa tanggal 12/4 dini hari nantinya. Kegiatan ini akan di gelarkan oleh France Football dan bertempat di kota Paris, Prancis.

 

 

France Football sudah dirilis dalam daftar nama calon pemenang Ballon d’Or 2018 sejak bulan Oktober yang lalu. Sebagian di antaranya sudah merupakan sosok-sosok yang sudah sukses meraih prestasi pada musim kemarin, yang seperti Ronaldo, Grezmann, dan juga Luka Modric.

Akan tetapi menurut laporan yang ada dari jurnalis Sky Sports, Alessandro Alciato, di malam penganugerahan tersebut kemungkinan ada beberapa pemain yang tidak akan hadir dalam acara tersebut. Salah satu diantaranya yaitu Christiano Ronaldo.

 

Yang dimana kita tahu pemain yang kini sedang membela Juventus itu diklaim bakal absen didalam acara yang akan di laksanakan. Sama dengan seperti waktu dulu dirinya tidak hadir dalam penghargaan FIFA The Best pada bulan September lalu, yang dimenangi oleh Luka Modric.

Sosok yang lain juga di klaim akan turut ikut absen adalah Griezmann. Pada laporan yang sama, pemain dari Atletico Madrid itu juga diyakini akan mengisi podium tiga besar Ballon D’Or bersama dengan Ronaldo dan juga Luka Modric.

 

Lebih tepatnya, Alcito menyatakan bahwa Pemain yang bernama Modric kemungkinan akan di keluarkan sebagai pemenang Ballon d’or untuk tahun ini. Ronaldo menjadi pemenang kedua, dan juga dilanjutkan oleh Griezmann yang akan menepati ke posisi tiga.

Seorang pemain muda Les Blues, Kylian Mbappe, dinyatakan akan membawa pulang tropi dari malam penghargaan ini. Alciato mengklaim bahwa bintang Paris Saint-Germain itu bakalan dinyatakan sebagai pemain yang terbaik untuk tingkat U-21.

 

Akan tetapi sayangnya pemain Perancis lainnya, Raphael Varane akan diprediksi tidak meraih apapun . Padahal, torehan gelar rekan serim Modric di Real Madrid ini juga terbilang mentereng. Selain Piala Dunia 2018, ia juga turut meraih dalam kesuksesan Los Merengues merebut gelar Liga Champions di musim kemarin.

Sekarang Madrid Akan Melirik Ramsey

Raksasa La Liga Real Madrid yang tengah dikabarkan akan mempertimbangkan opsi untuk mengangkat Aaron Ramsey pada musim dingin pada tahun 2019 nantinya.

Ramsey sudah menjadi andalan ditengah The Gunners. Akan tetapi akan berakhir pada musim depan, dikarenakan ia sudah pasti akan angkat kaki dari Emirates Stadium.

 

Dimana kita tahu kontrak akan berakhir pada Juni 2019 yang mendatang. Dari Pihak Arsenal sempat juga menawarinya perpanjangan kontrak, namun secara sepihak menarik tawaran itu.

 

 

Pada saat ini, Ramsey sudah bisa dikatakan bebas memilih klub yang ia mau dan yang ia tuju pada musim depan. Ia bisa direkrut secara gratis dan ataupun memulai nego pra kontrak pada bulan Januari 2019 kedepan.

Ada beberapa klub yang sempat dihubungkan dengan gelandang asal Wales itu. Di antaranya adalah Liverpool, Bayern Munchen, hingga pada PSG dan Juventus.

 

Ramsey sendiri sempat juga akan merapat ke Bayerm. Dimana Agennya disebut sudah melakukan hubungan atau kontak dengan pihak klub Bundesliga itu dan Ramsey akan menekan sebuah kontrak jangka panjang di sana.

Namun kemudian muncul kabar kembali bahwa Juve juga berniat ingin merekrut Ramsey. Mereka bahkan disebut telah menyiapkan gaji yang besar untuk membujuknya agar mau main di Turin.

 

Dengan munculnya pemain baru dalam perburuan gelandang 27 tahun ini. Ia kini sudah masuk daftar belanja Los Blancos.
Berita ini di lansir oleh Mirror. Mereka juga dikabarkan bahwa pihak dari Los Blancos sudah melakukan kontak dengan Agen Ramsey.

 

Di Media inggris sudah menyebut Madrid menaksi Ramsey karena ingin mendurkannya dengan rekan senegaranya yakni dengan Gareth Bale.
Madrid juga sudah siap merekrut Ramsey pada Januari kedepannya. Namun jika tidak memungkinkan, mereka bersedia menunggunya hingga musim panas mendatang.

Ketidak Sabarnya Everton Mengalahkan Liverpool Di Derby Merseyside

Playmaker Everton, Sylfi Sigurdsson telah mengaku sangat antusias menjelang Partai Derby Merseyside pada akhir pekan nanti. Sigurdsson mengatakan bahwa timnya sangat termotivasikan untuk menaklukan tetangga mereka di laga yang akan dilawan mereka.

Liverpool sendiri yang akan menjadi Tuan rumah pada partai sarat gengsi ini di pekan ke 14 EPL musim kali ini. Yang akan menjamu tetangga mereka adalah The Reds, Everton pada pertandingan Derby Merseyside di Anfield.

Everton sendiri juga mempunyai semangat yang membara ingin memenangkan Derby Merseyside pada musin ini, dikarenakan mereka belum pernah menang melawan tetangga mereka tersebut semenjak pada tahun 2010 yang silam.

Namun Sigurdsson merasa optimis tren buruk tersebut akan berakhir pada akhir pekan nanti. Sigurdsson juga mengutip kata kepada Daily Star “ Saya pikir semua pemain kami sudah menantikan pertandingan Derby ini sudah sejak awal musim kemarin”.

Sigurdsson sendiri merasakan bahwa timnya tersebut sudah teguh dan siap menghadapi partai akbar tersebut. Pemain Timmas Islandia itu menilai bahwa ia dan rekan-rekan timnya sudah berada dalam suatu momen yang bagus dan mereka sudah siap menumbangkan sang tetangga.

“Saya rasa performa kami sudah berkembang sejak awal musim kemarin. Kami juga sudah semakin solid dalam beberapa akhir bulan ini “.

“Kami bisa menggunakan cara bermain kami pada saat melawan Chelsea kemarin. Pada pertandingan itu kami vermain dengan sangat bagus dan kami juga berhasil memenangkan pertandingan berikutnya saat menghadapi Cardiff.

Sigurdsson sendiri juga menyadari bahwa timnya sudah lama tidak memenangkan pertandingan melawan sang tetangganya. Namun ia tetap optimis mencatat itu akan segera berubah di akhir pekan nantinya”.

“Tim ini sudah bermain dengan sangat baik dan kami mulai mendapatkan hasil yang baik. Dan kami bahkan berhasil mendapatkan kemenangan saat kami tidak memainkan permainan terbaik kami”.

“Pertandingan yang akan berlangsung pada hari Minggu nanti akan menjadi pertandinagn yang sangat besar bagi kami. Kami ingin mendapatkan hasil yang bagus di pertandingan itu dan kami siap untuk menghadapi mereka.”tandasnya.