Antoine Griezmann Datang, Barcelona Akan Melepas Philippe Coutinho?

Antoine Griezmann baru saja mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Atletico Madrid pada akhir musim ini. Dia mengaku sangat puas telah menjalani lima musim yang luar biasa bersama Atletico Madrid, tetapi Antoine Griezmann merasa sudah waktunya untuk mencari sebuah tantangan baru di klub lain.
Pemain penyerang asal Prancis tersebut sampai saat ini memang belum dapat memastikan klub barunya, tetapi sepertinya Antoine Griezmann akan bakalan bergabung bersama Barcelona. Ia pernah diberitakan bakal hengkang ke Camp Nou pada musim lalu, tetapi akhirnya Antoine Griezmann lebih memutuskan untuk bertahan.

 

Image result for Antoine Griezmann Datang, Barcelona Akan Melepas Philippe Coutinho?

 

Meskipun begitu, nampaknya saat ini Antoine Griezmann telah menyadari keputusannya kurang tepat. Ia meninggalkan Ateltico Madrid karena merasa tidak bisa lagi untuk berkembang disana. Alhasil, Antoine Griezmann memilih untuk bergabung dengan klub yang lebih besar lainnya dan Barcelona adalah tempat yang tepat baginya.
Kehadiran Antoine Griezmann jelas bakal menjadi sebuah kabar bagus untuk Barcelona yang bisa semakin kuat. Namun, kedatangannya mungkin saja akan mendorong pemain lainnya untuk pergi dari tim.

 

Satu pemain yang akan bakalan dilepas Barcelona setelah mendapatkan Antoine Griezmann adalah Philippe Coutinho. Menurut dari Daily Star, posisi Philippe Coutinho saat ini merasa tidak aman dalam pasca kegagalan El Barca di Liga Champions.
Philippe Coutinho masih belum memenuhi keinginan Barcelona, ia dipaksa bermain di sektor lini sayap kiri dalam formasi tiga striker bersama Lionel Messi dan Luis Suarez. Jelas, itu bukan merupakan posisi terbaik bagi Philippe coutinho.
Permasalahan tersebut yang berusaha diselesaikan Barcelona dengan mendatangkan Antoine Griezmann ke Camp Nou. Trio dari Lionel Messi – Luis Suarez – Antoine Griezmann jelas akan menjadi kombinasi mematikan bagi tim lawan. Barcelona mungkin dapat mewujudkan keinginan dan tujuan mereka untuk memenangkan Liga Champions musim depan.

 

Kepergian Philippe Coutinho tidak hanya akan dipicu dengan kedatangan dari Antoine Griezmann. Sang winger asal Brasil tersebut terus dicela oleh para penggemar Barcelona sejak pertengahan musim ini. Philippe Coutinho tidak diterima oleh publik Camp Nou, sebab dilihat dari perfomanya yang sangat buruk di sepanjang musim ini.
Philippe Coutinho di Barcelona sangat berbeda dengan Philippe Coutinho di Liverpool. Dalam 53 penampilan dia baru saja mencatatkan sebanyak 11 gol. Philippe Coutinho justru sering menghambat pergerakan permainan El Blaugrana saat di berikan kepercayaan untuk bermain bersama rekan-rekanya.
Tidak hanya itu, kabarnya dewan pengurus Barcelona juga sudah mengambil keputusan mengenai masa depan Philippe Coutinho. Setelah kegagalan di Liga Champions dalam beberapa waktu yang lalu, Philippe Coutinho kabarnya bakalan menjadi korban pertama yang akan dijual pada bursa transfer musim panas nanti.
Barcelona tidak ingin rugi, dengan melepaskan Philippe Coutinho dan mendapatkan Antoine Griezmann jelas merupakan jalan yang layak diambil.

Ole Gunnar Solskjaer Berharap Chesea dan Arsenal Akan Terpeleset

Sebuah harapan yang dapat diutarakan pelatih Manchester United, yakni Ole Gunnar Solskjaer dalam pertandingan pekan ke-37 EPL pada musim ini. Ole Gunnar Solskjaer berharap kepada dua rivalnya, yakni Chelsea dan Arsenal akan terpeleset pada pekan ini sehingga mereka dapat naik di tingkat klasemen sementara.
Dalam menjelang berakhirnya musim pada kompetisi 2018/2019. Persaingan untuk merebut posisi keempat klasement akhir EPL akan semakin memanas. Ada tiga tim yang akan berebut tiket terakhir ke Liga Champions, dimana ada terdapat nama The Blues, The Gunners dan Setan Merah yang sedang tengah bersaing ketat untuk bisa mendapatkan posisi tersebut.

 

Image result for Ole Gunnar Solskjaer Berharap Chelsea dan Arsenal Akan Terpeleset

 

Jelang berjalannya pertandingan pekan ke-37 tersebut, Setan Merah mendapatkan sedikit keuntungan dari kedua rivalnya. Dimana Chelsea dan Arsenal akan bermain di semifinal Liga Europa pada hari ju’mat (3/5) dini hari tadi, sementara Manchester United bisa beristirahat sepanjang pekan.
Ole Gunnar Solskjaer sendiri sangat berharap kepada timnya tetap bisa berada dalam kondisi yang prima jelang laga tersebut. Kami memiliki beberapa pemain yang mengalami cedera dalam tim kami, dan kami masih mempunyai dua hari untuk bisa mempersiapkan pertandingan melawan Huddersfield Town, jadi kita akan melihat siapa yang akan dapat bermain nanti, buka Ole Gunnar Solskjaer kepada situs resmi Manchester United.

 

Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa timnya berada dalam posisi yang sangat menguntungkan karena mereka tidak harus bermain pada tengah pekan ini. Untuk itu dia sangat berharap kepada timnya bisa mendapatkan point yang maksimal dalam laga yang akan datang ini.
Ini merupakan minggu yang aneh bagi kami. Hal tersebut dikarenakan kami tidak akan bermain di tengah pekan kemarin dan saya tidak akan menggelar konferensi media pers bersama kalian pada tengah pekan nanti.
Namun, saya merasa minggu ini yang sangat kami butuhkan, karena kami masih kecewa atas hasil pertadingan dalam melawan The Blues kemarin dan kami membutuhkan waktu untuk dapat pulih kembali.
Ole Gunnar Solskjaer juga mengalui bahwa anak asuhnya masih memiliki peluang yang cukup kecil untuk dapat lolos ke Liga Champions. Untuk hal tersebut dia sangat berharap kepada kedua rival Setan Merah, yakni The Blues dan The Gunners akan dapat terpeleset pada akhir pekan nanti.

 

Saya merasa anak asuh saya sudah merasakan kami tidak akan mempunyai harapan lagi untuk dapat lolos ke Liga Champions, namun dilihat dari kenyataanya kami masih mempunyai peluang untuk dapat meciptakan hal yang tidak mungkin. Memang benar kami membutuhkan bantuan untuk dapat bisa lolos ke Liga Champions. Arsenal dan Chelsea akan bertemu di Liga Europa pekan ini, sehingga kami tidak akan dapat tahu apa yang akan terjadi pada akhir pekan nanti. Kami tetap harus fokus dalam dua pertandingan yang tersisa ini, dan pada saat itulah saya dan para pemain saya akan fokus bersatu, tandasnya.

Tidak Ada yang Bisa Hentikan Seorang Lionel Messi

Lionel Messi, nama ini sudah sangat terkenal dan tidak asing lagi bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia, Messi memang salah satu dari pemain sepak bola terbaik dunia saat ini dan memang kemampuan nya di olahraga sepak bola ini pun sudah tidak di ragukan lagi. Messi saat ini tergabung dengan klub Barcelona dan akan bertanding melawan AS Roma pada pertandingan berikutnya. Messi memang merupakan pemain yang menjadi ancaman untuk para tim lainnya terutama untuk para pemain bertahan, banyak dari mereka mengaku sangat sulit untuk menghentikan serangan dari pemain Argentina ini.

 

Image result for Tidak Ada yang Bisa Hentikan Seorang Lionel Messi

 

Kostas Manolas, salah satu dari pemain bertahan AS Roma ini berpendapat bahwa tidak ada hal yang bisa dilakukan untuk menghentikan Messi untuk menciptakan peluang mencetak gol, Messi memang memiliki performa yang baik sebagai penyerang dan seringkali membuat penjaga gawang heran dengan peluang yang mampu di ciptakan olehnya dalam pertandingan, bahkan para pemain bertahan pun kesulitan untuk menghadang langkah nya saat bertanding dalam pertandingan. Messi merupakan ujung tombak dalam Klub besar Barcelona tersebut, bahkan ketika Messi bermain sebagai pemain pengganti saat melawan Sevilla ia berhasil mencetak gol yang akhirnya membuat kedudukan menjadi seri melawan Sevilla. Hal tersebut sekaligus membuktikan bahwa Messi memiliki peranan penting dalam tim nya tersebut.

 

Manolas mengaku bahwa ia harus bekerja sama dengan para rekannya untuk dapat membuat langkah pemain tersebut terhenti untuk mencetak gol, namun Manolas percaya tidak ada yang bisa menghentikan Lionel Messi untuk mencetak gol dengan mudahnya, Messi memiliki kemampuan dan standar yang tinggi sebagai pemain sepak bola dan bisa dikatakan hampir mustahil untuk mereka dapat menghentikan Lionel Messi. Namun meskipun bertemu dengan lawan yang sulit para pemain AS Roma mengaku akan bertanding sebaik mungkin untuk dapat menang melawan Barcelona, bahkan tanpa Messi pun Barcelona adalah sebuah tim yang sangat kuat dan pertandingan melawan mereka bukanlah pertandingan yang dapat di remehkan. Tentu saja pertandingan kali ini akan menjadi menegangkan bagi para pemain AS Roma karena mereka akan melawan tim dimana salah satu mega bintang sepak bola bermain disana dan akan bertanding 1 lapangan dengan pemain tersebut.

Guardiola Bersimpati Pada Sarri

Man City yang baru saja menghajar Chelsea dengan telak, Manajer Manchester City Pep Guardiola merasa simpati dengan bos Chelsea, Maurizio Sarri usai City membantai Chelsea dengan skor 6-0 Etihad Stadium, pada minggu 10 febuari 2019. Dalam laga ini, Sergio Aguero lagi lagi menjadi bintang kemenangan city dengan mencetak hat trick. Raheem sterling juga tampil brilian dengan menciptakan dua gol, sedangkan satu gol lainnya di sumbang ikay Gundogan.

 

លទ្ធផល​រូបភាព​សម្រាប់ Guardiola Bersimpati Pada Sarri

 

Bagi Manchester City, kemenangan ini membuat Manchester city berhak kembali memuncaki klasemen yang menggeser Liverpool, dengan kedua tim kini memiliki nilai yang sama 65 poin. Sementara bagi Chelsea kekalahan ini memaksa mereka turun ke posisi enam klasemen English Premier League musim ini dengan mengoleksi 50 poin dari 26 pertandingan Premier league.
Dalam tiga laga terkahirnya Chelsea meraih hasil sangat buruk di Premier League, Selain itu kekalahan dari Manchester City juga menjadi kekalahan terbesar yang di derita Chelsea di era Premier League. Meski demikian, Guardiola tetap yakin bahwa Sarri adalah pelatih yang hebat.

 

“Saya tahu apa yang ingin ia lakukan. Orang seperti dia, pertandingan seperti tadi, sepakbola membantu membuat lebih baik,” ujar Guardiola.
“Mereka mengalahkan kami di Stamford Bridge [Desember lalu] dan laga melawan Napoli musim lalu berjalan ketat, mereka lebih baik dalam beberapa kesempatan.” sambungnya.
Performa jelek Chelsea belakangan ini membuat posisi Sarri di kursi manajer dikabarkan berada dalam masalah. Namun Guardiola merasa bahwa Chelsea harus bersabar menanti hasil kerja keras dari tangan dingin Sarri.

 

“Banyak orang yang tak mengerti betapa sulitnya musim pertama. Para pelatih membutuhkan waktu, hal tersebut bergantung pada pemilik klub, mereka harus percaya,” tutur Guardiola.”Saya datang ke Manchester City, bos, petinggi klub, direktur sepakbola, dia mengenal saya. Dia tak percaya saya buruk ketika kami kalah dan bagus ketika kami menang. Karena itu saya menikmati bekerja di Manchester. Kami baik di segala aspek dan karena itu kami menang,” tukasnya.

Eks Pemain Manchester United Merapat Ke Klub Asal Meksiko

Salah satu pemain yang pernah membela Manchester United yakni Diego Forlan baru baru ini telah di rekrut oleh tim asal Liga utama Meksiko. Diego Forlan sendiri telah di perkenalkan oleh Veracruz yang berkompetisi di Liga MX Meksiko. Namun belum di ketahui sampai kapan Diego Forlan akan di kontrak untuk membela Veraruz tersebut. Hal ini telah membuktikan bahwa Diego Forlan sendiri belum mengakhiri masa karirnya sebagai pemain sepak bola. Dirinya masih ingin berpetualang di usianya yang saat ini hampir memasuki kepala empat.

 

 

Sepertinya kita tak asing jika mendengar sosok yang bernama dari Diego Forlan ini. Pemain yang memiliki kebangsaan dari Uriguay tersebut untuk saat ini memang tak bisa di katakan muda lagi. Bagaimana tidak, Diego Forlan sendiri telah berusia 39 tahun dan masih aktif menggeluti karirnya sebagai pemain sepak bola professional. Sebagian orang tentunya mengenal bahwa Diego Forlan sendiri adalah salah satu mantan pemain yang pernah memperkuat tim dari Manchester United. Ya benar saja, Diego Forlan sendiri di ketahui telah membela tim yang memiliki markas di Old Traford tersebut pada musim 2002. Kala itu Manchester United memboyongnya dari Independiente Argentina dengan mahar 11 juta euro.

 

Namun di musim 2004 Diego Forlan sendiri telah memilih untuk hengkang ke tanah Spanyol untuk bergabung dengan Villarreal setelah tak mendapat kesempatan bermain. Harga yang di miliki oleh Diego Forlan turun dengan pesat setelah Villarreal memboyongnya dengan harga 3,2 juta euro. Dari sini performa yang di miliki oleh Diego Forlan kembali tajam dan bisa di bilang menjadi salah satu striker yang tajam di kompertisi Divisi Primera Spanyol. Mengetahui Diego Forlan makin tajam, Atletico Madrid tak menyia nyiakan untuk mendapatkan servis dari pemain yang identik dengan rambut gondrongnya tersebut.

 

Bisa di bilang Diego Forlan bermain dengan cukup lama bersama tim yang dulunya mempunyai markas bernama Vincente Calderon tersebut. Selama empat musim Diego Forlan telah berseragam beruang di dada dan memutuskan untuk hengkang ke tanah Italia di musim 2011 untuk bergabung ke Inter Milan. Namun sayang tak genap satu musim Diego Forlan telah keluar dari skuad Nerazurri dan hijrah ke Brasil. Bahkan setelah ini Diego Forlan telah berkelana di lima tim yang berbeda dalam kurun waktu tujuh tahun.

 

Membela Internacional di Brasil, kemudian Cerezo Osaka di Jepang dan kembali ke halaman kampung membela Penarol. Tak berhenti di situ, Diego Forlan berkelana ke India untuk bergabung bersama Mumbai City dan di musim kemarin bergabung ke Kitchee sebelum di resmikan untuk bergabung ke Veracruz dari Meksiko. Menarik untuk kita nantikan kiprah dari Diego Forlan di musim ini.

Situasi Semakin Buruk, Saatnya MU Tekan Tombol Reset

 

Legenda Manchester United, Gary Neville merasa kondisi disetan merah saat ini semakin memprihatinkan. Dan penilaian Neville klub tersebut mesti ada pembaharuan keseluruhan dalam Manchester United setelah tren negative yang terjadi belakang ini.

 

Perjalanan yang sedikit demi sedikit sudah menjadi rahasia umum jika Manchester United pada tahun 2013. Klub setan merah ini kelihatan kehilangan arah dalam bermain setelah mereka ditinggal manajer legendaris mereka, yang dimana kita tahu adalah Sir Alex Ferguson.
Pada dua tahun terakhir ini, klub tersebut akhirnya ditangani oleh salah satu manajer terbaik di dunia yaitu Jose Mourunho. Akan tetapi ketika memasuki tahun ketiga, situasi perform MU bersama Mourinho cenderung menurun yang dimana akhir pekan yang lalu mereka jatuh dengan skor telak 3-1 dari Liverpool.

 

 

 

 

Menurut penilainan Neville situasi saat ini sangat kacau dan ini sudah masuk dalam kondisi yang kritis sehingga mereka harus bertindak segera pembenahan total di semua sisi. “Para pendukung United sudah tidak mau menyaksikan pertandingan tim ini. Mereka sudah tidak menantikan pertandingan tim ini’. Kata Neville kepada Sky Sports.
Penilaian Neville tren negative United masih terus berlangsung dari tahun ke tahun, sehingga saat ini setan merah harus bertindak dengan cepat untuk memperbaikinya menjadi positif kembali.

 

“Situasi itu tidak terjadi hanya pada tahun ini saja. Situasi ini sudah terjadi pada era David Moyes dan pada saat itu menajernya kembali disalahkan dan begitu juga pada era Mourinho saat ini.”
“Tiga manajer yang menangani MU saat ini bukanlah manajer sembarangan, mereka manajer dengan rekor yang baik. Salah satu diantaranya nereka merupakan manajer terbaik dunia bersama Pep Guardiola dalam 20 tahun terakhir, dan itulah mengapa kita bisa mengatakan bahwa ada sesuatu yang merusak di dalam tim ini”.

 

Pada situasi yang buruk ini Manchester United pasti ada jalan keluarnya, mereka hanya ada perbenahan total sehingga mereka bisa mengawali semuanya dari awal, hal tersebut yang menurut Neville ini.
“Saya yakin Manchester United akan menggantikan manajer di akhir musim nanti. Kita semua yakin akan hal tersebut.”

 

“Namun dibalik semua itu, ada permasalahan yang lebih kompleks dari sekedar manajer kemampuan terbaik timnya dan bisa jadi manajer yang tidak mendapatkan dukungan dari Direksi. Pasti ada masalah dalam klub tersebut dan saya rasa itu memang harus diatur ulang kembali. Seluruh klub ini harus diatur ulang kembali dengan menekan tombol reset kembali.”tandasnya.